34Âșc, Sunny
Halo... Berita hari ini 12-May-2026 22:00:21
Surakarta, 5 Agustus 2025 – Akademi Pelayaran Nasional (APN) Surakarta bekerja sama dengan Indonesian Maritime Researchers and Lecturers (IMERAL) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional & Call for Paper bertajuk “Transformasi Teknologi dan Regulasi dalam Manajemen Risiko Logistik: Menjawab Tantangan Ekonomi Global di Sektor Maritim”. Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring ini diikuti oleh akademisi, praktisi, dan peneliti maritim dari berbagai wilayah Indonesia, dengan tujuan memperkuat kolaborasi pengetahuan dan inovasi di bidang logistik maritim.
Acara dibuka dengan opening speech dari Harlan, S.ST.PEL., M.Si., M.Mar E, Ketua Umum IMERAL sekaligus perwakilan Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, yang menegaskan pentingnya sinergi teknologi dan regulasi dalam menjawab tantangan global sektor maritim. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Hardi, M.Pd., Direktur APN Surakarta, yang menekankan peran perguruan tinggi pelayaran dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan regulasi internasional.
Sebagai narasumber pertama, Teguh Arif Handoko, S.E., M.Si., Ketua Umum ALFI DPW Jawa Tengah & DIY, memaparkan materi berjudul “Implementasi Teknologi IoT dan AI dalam Optimalisasi Manajemen Risiko Rantai Pasok Maritim”. Ia menyoroti bagaimana Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) mampu meningkatkan efisiensi, meminimalkan kesalahan, serta memperkuat keamanan rantai pasok maritim di tengah dinamika perdagangan global.
Narasumber kedua, Dr. Marudut Bernaduta Simanjuntak, M.Pd., M.Th., dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, membawakan topik “Maritim Berkelanjutan, Integrasi Dekarbonisasi, Perguruan Tinggi Pelayaran”. Beliau menguraikan urgensi penerapan prinsip dekarbonisasi pada industri pelayaran, serta peran penting perguruan tinggi pelayaran dalam mengintegrasikan konsep keberlanjutan ke dalam kurikulum pendidikan maritim.
Materi berikutnya disampaikan oleh Haris Padilah, S.E., M.M. dari PT Pualam Emas Group, yang mengangkat tema “Strategi Adaptif Pelaku Industri dalam Menghadapi Risiko Operasional dan Ketidakpastian Ekonomi Global”. Ia memberikan contoh strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan perusahaan pelayaran dan logistik maritim untuk tetap kompetitif di tengah gejolak ekonomi dunia.
Narasumber keempat, Laksma TNI Dr. A. Iwa Soemantri, S.E., M.M., M.Tr.Opila., CIQaR, COnR., CIIQA dari Akademi Angkatan Laut, membahas “Dampak Transformasi Teknologi dan Ketahanan Logistik Laut terhadap Daya Saing Ekonomi Nasional”. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya konsep pelabuhan cerdas (smart port) yang sejalan dengan prioritas nasional dan pembangunan berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan logistik laut Indonesia.
Acara ini dipandu oleh moderator Ririn Dwi Astuti Kartikasari, S.Pd., M.Pd. dan Shinta Mardiana Dewi, S.Sos., M.Si. yang menjaga alur diskusi tetap interaktif, sementara peran MC dijalankan oleh Yesika Indriana Putri dari APN Surakarta. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang mengundang antusiasme peserta, diakhiri dengan harapan bahwa hasil seminar ini dapat menjadi rekomendasi strategis bagi pengembangan sektor maritim Indonesia yang berdaya saing global.