34Âșc, Sunny
Halo... Berita hari ini 12-May-2026 21:57:37
Semarang, 12 Agustus 2025 – Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia (ARITEKIN) menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Digital dalam Industri Manufaktur: Penerapan Teknologi Industri 4.0” yang dihadiri para akademisi, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis tentang penerapan teknologi industri 4.0 di sektor manufaktur, dengan fokus pada integrasi digital, otomasi, dan kecerdasan buatan. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Ir. Purwanto, S.T., M.Eng. dari Universitas Maritim AMNI Semarang yang menekankan pentingnya inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing industri nasional.
Sebagai pembicara pertama, Dr. Sc. Ir. Agus Wantoro, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng. dari Universitas Aisyah Pringsewu memaparkan materi “Transformasi Digital dalam Industri Manufaktur: Penerapan Teknologi Industri 4.0”. Beliau menjelaskan bahwa keberhasilan transformasi ini terletak pada sinergi antara manusia, mesin, dan sistem digital yang saling terhubung untuk menciptakan proses produksi yang lebih efisien, fleksibel, dan berkelanjutan.
Pembicara berikutnya, Anggun Cynthia Putri, M.Kom. dari Universitas PGRI Pontianak, membawakan materi “Transformasi Digital dalam Industri Manufaktur: Penerapan Teknologi Industri 4.0” dengan fokus pada implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam revolusi digital manufaktur. Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI dapat mendorong inovasi desain, mempercepat produksi, dan meningkatkan kualitas produk secara signifikan.
Selanjutnya, Devi Rahmayanti, S.T., M.T. dari Universitas Gajayana Malang memaparkan topik “Artificial Intelligence of Things (AIoT) to Improve Efficiency and Automation in Industrial 4.0”. Dalam presentasinya, ia menguraikan bagaimana AIoT mampu mengoptimalkan proses produksi melalui analisis data real-time, prediksi perawatan mesin, dan otomasi yang presisi sehingga mengurangi biaya operasional serta meningkatkan produktivitas.
Pemateri terakhir, Sunaryono, S.Kom., M.Kom. dari STMIK Widya Utama, membahas “Transformasi Digital dalam Industri Manufaktur: Penerapan Teknologi Industri 4.0”. Ia menyoroti pentingnya integrasi smart manufacturing dan big data analytics untuk menciptakan ekosistem industri yang adaptif terhadap perubahan pasar dan tuntutan konsumen di era digital.
Acara ini dipandu oleh Dina Destari, S.S., M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris yang berperan sebagai moderator sekaligus MC. Diskusi interaktif yang berlangsung dinamis menunjukkan antusiasme peserta terhadap peluang dan tantangan penerapan teknologi industri 4.0 di Indonesia. ARITEKIN berharap hasil seminar ini dapat menjadi referensi strategis bagi pengembangan riset dan inovasi di bidang manufaktur berbasis teknologi digital.