Seminar Nasional Moderasi Beragama Tahun 2024 (SEMNAS NUSANTARA 2024)

#
Artikel

Seminar Nasional Moderasi Beragama Tahun 2024 (SEMNAS NUSANTARA 2024)

Moderasi Beragama sebagai Wujud Cinta Tanah Air dijiwai Nilai-Nilai Pancasila

Jakarta, 8 Juni 2024 – Dalam upaya memperkuat keharmonisan beragama di Indonesia, Seminar Nasional Moderasi Beragama Tahun 2024 (SEMNAS NUSANTARA 2024) telah sukses diselenggarakan dengan tema “Moderasi Beragama sebagai Wujud Cinta Tanah Air dijiwai Nilai-Nilai Pancasila”. Acara ini diadakan secara virtual melalui platform Zoom dan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Pembukaan Acara

Seminar dibuka dengan pidato oleh Ketua Umum yang menekankan pentingnya moderasi beragama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sambutan ini memberikan landasan kuat bagi diskusi yang berlangsung sepanjang hari.

Para Pembicara dan Topik Diskusi

Seminar ini menghadirkan tujuh pembicara terkemuka dari berbagai latar belakang agama dan akademis:

  1. Prof. Dr. Drs. H. Makhmud Syafei, MA, M.Pd.I, BA (Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung)

    • Topik: Mengembangkan Moderasi Beragama untuk Keharmonisan Masyarakat
    • Prof. Syafei membahas pentingnya moderasi beragama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai. Beliau menekankan peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.
  2. Dr. Romi Lie (Kementerian Agama Kristen)

    • Topik: Moderasi Beragama dalam Perspektif Teologi Kristen
    • Dr. Lie mengeksplorasi konsep moderasi dalam ajaran Kristen dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama.
  3. Prof. Dr. FX Eko Armada Riyanto (STFT Widya Sasana)

    • Topik: Moderasi Beragama Perspektif Katolik
    • Prof. Riyanto membahas perspektif Katolik mengenai moderasi beragama, menyoroti ajaran Gereja Katolik yang mendorong dialog antaragama dan kerja sama untuk kesejahteraan bersama.
  4. Prof. Ida Gede Ayu Yadnyawati, M.Pd (Universitas Hindu Indonesia)

    • Topik: Moderasi Beragama Perspektif Hindu
    • Prof. Yadnyawati menyampaikan pandangan Hindu tentang moderasi beragama, menekankan pentingnya sikap inklusif dan menghargai perbedaan dalam menjaga keharmonisan sosial.
  5. Dr. Sutrisno, S.IP., M.Si (Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda)

    • Topik: Konstruksi Peran Tokoh Agama dalam Implementasi Nilai Moderasi Beragama (Perspektif Agama Buddha)
    • Dr. Sutrisno menyoroti peran tokoh agama Buddha dalam mempromosikan moderasi dan bagaimana ajaran Buddha dapat membantu mengatasi konflik sosial.
  6. Ws. Andi Gunawan, ST (MATAKIN)

    • Topik: Moderasi Beragama dalam Agama Khonghucu
    • Ws. Gunawan membahas moderasi dalam agama Khonghucu, menekankan pentingnya harmoni dan keseimbangan dalam kehidupan beragama dan sosial.
  7. Dr. Ngatipan S.Pd.I., M.Pd.I (Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta)

    • Topik: Moderasi Beragama Perspektif Keyakinan
    • Dr. Ngatipan memberikan wawasan mengenai moderasi dari perspektif keyakinan, menyoroti pentingnya kebebasan beragama yang tetap menghormati nilai-nilai Pancasila.

Moderator dan MC

Acara ini dimoderatori oleh Jimatul Arrobi, S.Pd.I, M.Pd (IMN), yang memastikan diskusi berjalan dengan lancar dan dinamis. Master of Ceremony (MC) Dr. Maria Titik Windarti, S.Pd.K., M.Pd.K (Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Bogor), memandu jalannya acara dengan penuh kehangatan.

Doa dan Penutupan

Seminar ditutup dengan pembacaan doa oleh Martina Rosmaulina Marbun, S.Pd., M.Hum, yang mendoakan agar moderasi beragama terus menjadi dasar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

DANANG - 2024-06-11 16:29:22