Meningkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah: Pelatihan Meriview Artikel dan Perbaikan Menggunakan AI Bersama Prof. Dr. Dra. Honorata Ratnawati D.P, M.M.

Semarang, 1 Maret 2025 – Asosiasi Peneliti dan Jurnal Ilmiah (APJI) sukses menggelar pelatihan bertajuk “Meriview Artikel dan Perbaikan Menggunakan AI”, menghadirkan Prof. Dr. Dra. Honorata Ratnawati D.P, M.M. sebagai narasumber utama. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 09.00-12.00 WIB, ini menarik perhatian akademisi, peneliti, mahasiswa, serta pengelola jurnal yang ingin meningkatkan keterampilan dalam mereviu dan memperbaiki artikel ilmiah agar memenuhi standar publikasi jurnal bereputasi.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Honorata menekankan bahwa proses review artikel bukan sekadar memberikan penilaian, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas penelitian. Beliau menjelaskan berbagai aspek utama yang perlu diperhatikan oleh seorang reviewer, termasuk pengecekan awal yang mencakup analisis tema, kebaruan, serta relevansi penelitian. Artikel yang tidak memiliki kontribusi baru atau hanya mengulang penelitian sebelumnya berisiko sulit diterima oleh jurnal berkualitas. Oleh karena itu, penting untuk menilai apakah penelitian tersebut masih relevan dengan perkembangan terbaru di bidangnya serta memastikan bahwa referensi yang digunakan berasal dari sumber yang mutakhir, minimal dalam 5–10 tahun terakhir.

Selain itu, keselarasan dengan template jurnal juga menjadi salah satu aspek krusial dalam proses review. Banyak artikel yang sebenarnya memiliki potensi besar tetapi ditolak karena tidak sesuai dengan format yang telah ditetapkan oleh jurnal tujuan. Dalam sesi ini, Prof. Dr. Honorata menguraikan bagaimana memastikan struktur artikel, mulai dari judul, abstrak, pendahuluan, tinjauan literatur, metode penelitian, hasil, diskusi, hingga kesimpulan, tersusun secara sistematis sesuai standar akademik. Beliau juga menyoroti pentingnya pemeriksaan referensi dan sitasi agar artikel tidak hanya relevan secara ilmiah tetapi juga bebas dari kesalahan dalam penulisan sumber.

Pada sesi berikutnya, pembahasan berfokus pada peran kecerdasan buatan (AI) dalam membantu proses review dan revisi artikel ilmiah. Prof. Dr. Honorata menjelaskan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam meningkatkan kualitas naskah dengan berbagai fitur canggih. Beberapa manfaat utama AI dalam perbaikan artikel meliputi analisis kebaruan penelitian dengan membandingkan naskah dengan penelitian sebelumnya melalui database seperti Scopus, WoS, dan Google Scholar, serta pengecekan kesalahan tata bahasa akademik agar artikel lebih sesuai dengan standar internasional. Selain itu, AI juga dapat digunakan untuk melakukan pengecekan sitasi otomatis guna memastikan referensi yang digunakan relevan dan sesuai dengan gaya selingkung jurnal, serta mengevaluasi struktur artikel agar lebih sistematis.

Dalam sesi praktik, peserta diajak untuk mencoba beberapa alat berbasis AI yang dapat digunakan dalam proses review dan perbaikan artikel. Beberapa di antaranya adalah alat deteksi kebaruan penelitian yang memungkinkan peneliti untuk mengetahui seberapa unik dan relevan studi mereka dibandingkan dengan penelitian lain, serta aplikasi yang dapat membantu dalam perbaikan bahasa dan penyuntingan naskah agar lebih siap dipublikasikan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang sesi pelatihan.

Pelatihan ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para peserta. Banyak di antara mereka yang merasa lebih percaya diri dalam melakukan review artikel serta memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas penelitian mereka. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam memahami aspek kebaruan penelitian dan bagaimana memastikan artikel siap untuk diterbitkan di jurnal bereputasi.

Sebagai organisasi yang berkomitmen dalam mendukung pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah di Indonesia, APJI akan terus menghadirkan pelatihan dan workshop berkualitas guna membantu akademisi meningkatkan standar publikasi mereka. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, para peneliti dan akademisi semakin memahami pentingnya proses review yang berkualitas serta mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan mutu artikel ilmiah mereka.

Untuk akademisi dan peneliti yang ingin terus mengasah keterampilan dalam publikasi ilmiah, APJI akan terus menyelenggarakan berbagai kegiatan serupa. Informasi lebih lanjut mengenai pelatihan mendatang dapat diperoleh melalui platform resmi APJI.